Review Android 4.1 Jelly Bean

Review Android 4.1 Jelly Bean. Dengan diluncurkannya Nexus 7, maka bersamaan pula Android 4.1 Jelly Bean resmi diumumkan. Android 4.1 Jelly Bean adalah penerus dari Android 4.0 Ice Cream Sandwich. Berikut beberapa fitur baru yang ditambahkan ke dalam Android 4.1 Jelly Bean.

Jelly Bean

Project Butter
Kehadiran Jelly Bean memang fokus pada performa. Lebih spesifik lagi, peningkatan pada responsivitas antarmuka penggunanya. Untuk itulah Google akhirnya mendedikasikannya lewat sebuah proyek yang dinamakan Butter untuk meningkatkan kinerja sistem operasi Android.

Project Butter dalam Jelly Bean sejatinya tidak hanya mengubah tampilan Android jadi lebih menarik, namun juga diklaim dirancang untuk mengoptimalkan kemampuan System on Chip (SoC) pada setiap perangkatnya. Ada tiga hal yang membaut Project Butter tampil mempersona, di antaranya Vsync untuk anti flickr, Triple Buffering untuk mengoptimalkan OpenGL, serta optimalisasi pada prosesor untuk meningkatkan responsifitas ponsel.

Untuk membuktikannya, Google telah menunjukkan dua smartphone Galaxy Nexus, yang satu menjalankan Ice Cream Sandwich, sementara lainnya menjalankan Jelly Bean membuktikan perbedaan besar berkat Project Butter. Hasilnya, menurut sumber di GSMarena benar-benar cukup mengesankan.

Keyboard and Voice Input
Sebagai alat input teks, keyboard pada Jelly Bean juga diklaim telah mengalami peningkatan, dengan prediksi kaya yang lebih baik dan lebih akurat serta kamus yang telah diperluas. Pada sistem operasi terbaru itu, fitur Voice Typing kini juga tersedia dalam modus offline. Ini berarti pengguna tidak lagi memerlukan koneksi data untuk melakukannya, selain itu kinerja fitur itu juga tidak terpengaruh oleh kecepatan yang lambat.

Galeri Foto
Pada Android Jelly Bean, mengambil gambar/foto pun diklaim akan lebih intuitif. Dengan membawa tampilan antarmuka dan fungsi gerak baru, pengguna pun cukup menggeser ke samping untuk mengakses galeri. Pengguna juga dapat dengan cepat menghapus gambar dengan cara menggesernya dari layar.

Notifikasi
Dengan perubahan yang juga mencakup bar notifikasi, yang kini dibuat lebih pintar. Sebagai contoh, ketika pengguna mendapat panggilan tak tejawab, maka untuk menelepon kembali cukup melalaui bar notifikasi tersebut. Selain itu notifikasi kini juga mencakup untuk berbagai aplikasi seperti Music, Pulse, dan Gmail yang diperluas untuk memberikan rincian lebih lanjut tanpa harus membuka aplikasi.

Google Search
Aplikasi paling lawas di perangkat Android, Google Search, secara signifikan juga telah mengalami perubahan. Di mana, Google Search kini telah support dengan perintah bahasa alami. Dengan begitu, Google tampaknya telah siap untuk menghadirkan calon penantang seirus bagi Siri.

Ketika pengguna melakukan pencarian, pengguna akan memperoleh sebuah kartu berdesain minimalis. Menariknya, ketika pengguna menggesek ke kiri, kartu itu kan memperlihatkan kepada pengguna daftar hasil pencarian dari Google Search. Raksasa internet juga menghadirkan fitur baru yang merupakan bagian dari Google Search yang disebut sebagai Google Now yang dapat digunakan untuk menunjukkan daftar angkutan umum, informasi penerbangan, serta hasil olah raga.

Widget
Widget pada Android Jelly Bean kini semakin cerdas. Fitur tersebut sekarang sudah dapat menyesuaikan ukuran secara otomatis dengan space yang tersisa di layar. Sehingga widget yang memilikiukuran besar sekalipun tetap kan lebih enak dipandang.

Poskan Komentar

◄ Newer Post Older Post ►
 

Copyright 2012 Soft-Tunnel | Gratis $10 Seo Elite by BamZ